Bantu Anak Agar Mandiri Bisa Mulai Dari Ini

Sebagai orang tua pasti kita ingin yang terbaik untuk anaknya. Anak diajarkan bersosialisasi, berteman, belajar prihatin dengan keadaan sekitar. Tak lupa dan yang paling terpenting, anak diajarkan untuk mandiri. Belajar makan sendiri, belajar mandi sendiri sampai dengan belajar merapihkan kamar sendiri.

Tapi di usia berapa sih, anak mulai bisa diajarkan untuk madiri? dan hal apa saja yang semestinya di ajari pada usianya?

Kita bahas satu persatu ya!

Anak Usia 3-4 Tahun, sudah saatnya untuk mandiri dan melakukan hal berikut ini:

  1. Merapihkan mainan
  2. Membuka Gordyn
  3. Memilih Baju sendiri
  4. Mengelap debu
  5. Menyusun buku
  6. Meletakkan baju kotor ditempatnya
  7. Mengelap tumpahan minuman atau makanan
  8. Membuang sampah pada tempatnya
  9. Membawa piring dan gelas kotor ke dapur

Anak usia 4-5 Tahun, sudah saatnya untuk mandiri dan melakukan hal berikut ini:

  1. Merapihkan tempat tidurnya
  2. Mandi dan makan sendiri
  3. Membersihkan meja
  4. Belajar tidur di kamar sendiri
  5. Menyiram tanaman
  6. Mencuci gelas atau piring plastik sendiri
  7. Mengisi tempat makanan hewan peliharaan

Anak usia 6-7 Tahun, sudah saatnya untuk mandiri dan melakukan hal berikut ini:

  1. Menyapu lantai
  2. Merapihkan meja makan dan mengatur piring dan sendok saat waktu makan tiba
  3. Membantu ibu mengemas bekal makanan
  4. Menjaga kerapian kamarnya
  5. Mencabut rumput, jika ada taman di rumah
  6. Menjemur pakaiannya sendiri

Itulah hal-hal yang bisa dilakukan anak untuk belajar mandiri pada usianya.

Sumber: parentmap.com

Read more...

Terlanjur Membentak Anak. Apa yang harus dilakukan?

Kalau Ibu atau Ayah masih sering membentak anak, sebaiknya mulailah untuk mengubah kebiasaan tersebut ya! Sebab, menurut penelitian dari National Institutes of Health membentak anak dapat membuat mereka tumbuh menjadi sosok yang lebih agresif, secara fisik dan verbal. Berteriak atau membentak anak adalah bentuk meluapkan emosi orang tua yang tidak boleh dilakukan.

Hal ini bisa membuat anak menjadi takut dan trauma serta timbul rasa tidak aman walau dengan orang tua sendiri. Bahkan dengan orang tua berbicara kasar pada anak dan sering membentak anak dapat mempengaruhi perkembangan psikologis dan perkembangan otak mereka.

Nggak mau nurut perintah orang tua kalau belum dibentak? Wah, jangan salah ya Bu sebab melansir WebMD saat kita meninggikan suara dengan membentak maka bisa membuat sistem limbik pada otak mereka menjadi aktif. Sistem limbik ini bertanggung jawab atas semua keputusan yang ditangkap oleh otak anak.

Sistem limbik bisa membuat anak memutuskan untuk menuruti perintah atau mengabaikan perintah. Dibandingkan dengan membentak anak, mulai sekarang coba ubah suatu perintah menjadi sebuah kalimat permintaan.

Ketahuilah bahwa, sering membentak anak sama saja dengan menanamkan sistem bully dalam keluarga. Jadi, sebaiknya hargai setiap keputusan yang anak buat tanpa harus memerintah atau membentak anak ya Bu. Berikut adalah dampak bahaya membentak anak lainnya yang mungkin tidak disadari oleh orang tua:

  1. Anak jadi tidak percaya diri
    Membentak anak nggak hanya bisa mengancam psikisnya tapi juga bisa membuat ia tumbuh menjadi sosok yang kurang percaya diri dan minder. Anak yang tidak percaya diri akan sulit menjalani aktivitas sehari-hari dalam perilaku sosial maupun dalam keluarga. Membentak anak membuat mereka akan menjadi trauma dan terus bertanya apakah kesalahan yang ia perbuat hingga berujung depresi.
  2. Anak jadi sosok yang tertutup
    Anak-anak yang ketakutan ketika sering dibentak orang tua akan sangat mungkin tumbuh menjadi pribadi yang tertutup. Ketika mereka tertutup, rasa untuk bercerita dengan orang tuanya akan berkurang.

Kondisi ini sangat memengaruhi psikologis anak dan membuat anak merasa tertekan dan mulai mengasingkan diri dari orang tuanya, ia akan mencari perlindungan dari orang lain. Sehingga kehadiran orang tua seringkali akan tidak dihargai oleh anak.

  1. Anak jadi sering berontak
    Membentak anak memicu ia menjadi sosok pemberontak dan keras kepala dan tidak nurut dengan kehendak orang tuanya. Hal ini timbul akibat mereka mereka sering merasa tidak dihargai. Semakin emosi orang tua, maka anak-anak akan semakin melawan dan membantah kita sehingga ia akan tumbuh menjadi sosok pemberontak.
  2. Anak bisa trauma hingga dewasa
    Ketika orang tua membentak anak, maka otomatis akan memengaruhi psikologis anak yang bisa membuat mereka menjadi depresi dan trauma hingga dewasa. Melansir Science Direct apalagi jika membentak anak sering dilakukan oleh orang tua setiap hari. Maka otomatis dapat mengaktifkan emosi secara verbal yang dimiliki oleh anak-anak yang akan dipendam hingga bertahun-tahun lamanya.

Banyak cara yang dapat orang tua lakukan untuk mengontrol emosi saat anak tantrum atau nakal. Melansir Healthline berikut adalah beberapa cara yang mungkin bisa Ibu lakukan:

  1. Beri waktu pada diri sendiri
    Saat sedang marah, ada baiknya Ibu melipir sebentar menjauh dari anak dan memberi waktu pada diri sendiri untuk menenangkan emosi. Cobalah tetap tenang, tarik napas dan embuskan. Hal ini juga sekaligus bisa mengajari si kecil untuk menerima batasan dan mengelola emosi yang sehat.
  2. Bicarakan pada si kecil
    Ketika Ibu emosi, dari pada membentak anak lebih baik bicara dari hati ke hati dengannya lalu katakan apa yang Ibu rasakan. Hal ini akan membantu mereka mengembangkan sikap hormat terhadap diri sendiri dan orang lain dan membentuk hubungan yang sehat.
  3. Tetap tenang tapi tegas
    Kalau keadaan sudah lebih tenang, cobalah untuk bicara dengan mereka dengan cara yang tegas yang membuat martabat mereka tetap utuh. Jangan lupa jelaskan bahwa hal yang mereka lakukan tidak baik. Tunjukan dengan tegas melalui tatapan mata.
  4. Jelaskan konsekuensi hindari ancaman
    Kalau anak tidak menuruti apa yang diinginkan kita, misal melempar mainan yang bisa mengancam keselamatan orang disekitarnya maka orang tua perlu menjelaskan konsekuensi. Katakan bahwa mainan bukanlah benda yang boleh di lempar, sebab melempar dapat melukai orang disekitar kita.
  5. Jangan ragu meminta maaf
    Ketika orang tua tanpa sadar telah membentak anak, nggak ada salahnya setelah situasi tenang ajak anak berbicara dari hati ke hati. Jangan ragu untuk meminta maaf terlebih dahulu ya Bu. Sebab, hal ini dapat mengajarkan anak untuk meminta maaf tiap kali berbuat salah.

sumber: ibupedia

Read more...

Katanya, Ini Mitos Ibu Hamil Jika jenis Kelamin Anak Perempuan/Laki-Laki

Bunda-bunda yang sedang mengandung pasti ada keinginan dalam memilih jenis kelamin anak,
Biasanya ayah dan bunda ingin seorang jagoan sebagai anak pertama, yang dimana diharapkan jagoan nanti mampu melindungi adik-adiknya. Tapi tak jarang ayah bunda inginkan anak perempuan sebagai anak pertama.

Tapi bunda tahu tidak, mitos yang merupakan ciri-ciri jenis kelamin anak ketika lahir ke dunia nanti? Yuk kita spill satu-satu.

Dimulai dari Anak Laki-laki yang katanya ciri-ciri ibu hamilnya sebagai berikut:

  • Lebih suka makan daging dan yang asin atau gurih
  • Bentuk perut lonjong dan berat di bagian bawah
  • Morning sickness ringan
  • Wajah segar berseri, rambut tebal dan indah
  • Hanya perut yang membesar, bagian tubuh lain tidak
  • Ibu suka wangi tubuh ayah

Nah, kalau anaknya perempuan katanya ciri-ciri ibu hamilnya sebagai berikut:

  • Bentuk perut melebar dan bulat
  • Mual muntah berlebih
  • Kulit berminyak dan berjerawat
  • Rambut tipis dan lepek
  • Lebih suka makan sayur dan yang makanan manis
  • Ayah yang lebih sering ngidam

Itulah bunda beberapa mitos ibu hamil yang katanya bisa menebak jenis kelamin anak . Apapun jenis kelamin dari anak saat lahir di dunia nanti, harus tetap disyukuri dan dijaga baik-baik ya bunda. Bunda harus tetap rileks selama masa kehamilan, lebih rileks lagi kalau bunda melakukan treatment khusus ibu hamil.

Bunda bisa memesan treatment khusus amacall. Amacall adalah layanan bidan dalam genggaman, HOME SERVICE. Dengan tenaga terapis yang profesional dan bersertifikasi

Pemesanan mudah, aman dan nyaman melalui :
Website : www.amacall.id
Whatsapp : 081558855159
Line : @osb8527u
Download app : app.amacall.id/

Yuk, buruan pesan layanan kami sekarang juga!

sumber: ibupedia

Read more...

7 Kebaikan VCO Bagi Bayi dan Anak

Minyak herbal VCO adalah minyak yang telah disuling kemudian menjadi VCO yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan anak.

Hmmm.. emangnya aman untuk kulit anak? Tenang aja Moms, VCO aman kok untuk dioleskan langsung ke kulit anak. Selain aman untuk kulit, ada kebaikan lainnya lhoo dari minyak VCO. Penasaran ada apa aja?

  1. Melembapkan kulit anak
    VCO terbukti baik untuk melembapkan kulit anak Moms, karena kandungan dari sari kelapa memiliki khasiat yang terbilang tinggi. Cukup oleskan beberapa tetes dan ratakan pada bagian kulit agar menjaga kekenyalan kulit Si Kecil.
  2. Mengatasi ruam popok
    Anak Moms masih menggunakan popok celana dan sering mengalami ruam popok di kulitnya? Nahh, jika si Kecil mengalami ruam popok, Moms bisa banget langsung oleskan minyak VCO pada kulit Si Kecil yang kemerahan secara tipis-tipis.
  3. Menenangkan kulit eksim
    Jika bagian kulit yang eksim kondisinya kering maka akan terasa gatal.
    Kulit yang eksim riskan untuk digaruk karena rasanya sangat gatal dan mengganggu. Jika sudah digaruk dan ada gesekan maka akan menimbulkan luka.

Moms gaperlu panik ketika Si Kecil mengalami eksim, Moms harus segera membuat kulitnya lembap kembali, Moms bisa oleskan VCO ke kulit anak secara tipis-tipis. Cara ini juga bisah mencegah kulit kering pada Si Kecil.

Selain untuk menenangkan kulit eksim, VCO juga bisa menjadi pengganti krim pelembap lhoo agar Si Kecil merasa lebih nyaman

  1. Mengatasi bibir kering
    Bukan hanya melembapkan kulit, minyak kelapa juga bisa mengatasi bibir kering, Moms. Jika anak sedang panas dalam atau mengalami gejala sariawan, VCO jadi solusi tepat.

Karena aromanya lembut maka anak Moms ga akan terasa terganggu jika bibirnya dioleskan dengan minyak kelapa.

  1. Membantu menjaga kesehatan kulit kepala dan rambut
    Jika anak Moms memiliki kondisi kulit kepala yang mudah kotor seperti ada tumpukan ketombe bahkan kadang bentuknya seperti kerak, mungkin ini karena produksi minyak dan keringat anak cenderung tinggi, Moms.

Kandungan asam lemak rantai sedang (MCFA) memiliki manfaat antibakteri dan antimikroba yang bisa menjadi solusi keluhan kulit kepala bayi dan anak Moms.

Cukup oleskan VCO secara tipis-tipis ke kulit kepala dan bersihkan perlahan bagian kepala yang kotor tersebut.

Minyak ini juga diketahui memiliki kemampuan untuk merangsang rambut tumbuh secara lebih baik lhoo, Moms.

  1. Bisa menjadi dressing salad
    Jika anak balita Moms suka mengonsumsi salad maka bisa juga menggunakan VCO lhoo. Minyak yang satu ini memang cocok untuk mendukung program hidup sehat, Moms.

Cukup tuangkan sedikit pada salad sebelum si Kecil mulai makan. Jangan lupa ajarkan doa sebelum makan ya, Moms.

  1. Mengatasi kulit bruntusan
    Jika anak Moms alergi dingin, akan timbul kemerah-merahan di kulitnya. Untuk menenangkan keluhan kondisi kulit Si Kecil, Moms bisa oleskan VCO untuk meredakan gatal anak Moms.

Jika memiliki anak usia batita memang penting menyediakan virgin coconut oil kapanpun dan di manapun, Moms.

AMAOIL VCO terbuat dari minyak kelapa segar yang diproses tanpa bahan kimia, ditambah dengan packagingnya yang pas bikin Moms mudah untuk menyimpannya saat bepergian ;)

Pesan VCO mudah, cepat, nyaman dan trusted melalui :
Website : www.amacall.id
Whatsapp : 081558855159
Line : @osb8527u
Download app : app.amacall.id/
Kunjungi instagram kami @amacall.id untuk melihat berbagai testimoni

SI KECIL SEHAT, PARENTS TENANG ❤

Reference : Popmama

Read more...

Anak Juga Manusia Punya Hati dan Bisa Terluka

STOP melakukan hal ini kepada anak!

Ingat ya bunda, sebagai orang tua kita harus berkata baik kepada anak. Mungkin bunda juga sering mendengar "perkataan orang tua adalah doa untuk anaknya" maka dari itu berucaplah kata-kata yang baik kepada anak. Berhenti untuk berucap yang buruk kepada anak apalagi membandingkan anak sendiri dengan anak lainnya bahkan sampai membody shaming anak sendiri.

Berikut penjelasan dampak dari perkataan buruk kepada anak.
mohon disimak dan jangan sampai berkata hal-hal tersebut ya bunda..

  1. Sering Membandingkan anak dengan selalu menyebutkan "Lihat tuh, teman kamu saja bisa. Masa kamu engga?"
    = Anak akan merasa malu, tidak berharga, dan kehilangan kepercayaan dirinya.
  2. Sering membody shaming anak dengan menyebutkan "Aduh, kulitmu tuh item, gak usah kebanyakan gaya kalau pake baju."
    = Anak akan berpikir bahwa harga dirinya hanya dilihat sebatas penampilan fisik dan menumbuhkan insecurity

Mulai sekarang berucaplah kata-kata yang baik ya bunda kepada anak. Bunda selaku orang tua juga sebagai panutan anak dimasa depan dalam menyikapi anaknya pula nanti.

Ajak anak bersosialisasi dengan orang-orang diluar rumah, mengajarkan untuk bertutur kata yang baik apalagi saat bersosialisasi. Jika merasa penat setelah bersosialisasi bunda boleh banget nih pesan layanan treatment ibu dan anak di Amacall

Amacall adalah layanan bidan dalam genggaman, HOME SERVICE. Dengan tenaga terapis yang profesional dan bersertifikasi

Pemesanan mudah, aman dan nyaman melalui :
Website : www.amacall.id
Whatsapp : 081558855159
Line : @osb8527u
Download app : app.amacall.id/

Yuk, buruan pesan layanan kami sekarang juga!

sumber: ibupedia

Read more...

Don’t Judge Parents By Their Children

Di era digital sekarang orang tua senang sekali mengunggah kegiatan si kecil. Mulai dari belajar berjalan, belajar berlari, bernyanyi hingga menari semuanya diunggah oleh orangtua ke sosial media. Tujuan mereka ialah mengapresiasi kecerdasan si kecil, disisi lain juga unggahan tersebut suatu hari bisa dikenang kembali.

Tetapi, tak jarang unggahan dari orangtua mendapat cuitan pedas dari pengguna sosial media yang lainnya yang tentunya menyayat hati para orang tua.
"Anaknya kurus banget ya,bund. Gadikasih makan ya?" atau "anaknya ga diajak bersosialisasi ya? sombong banget"

Pengguna sosial media hanya bisa berkomentar tanpa tau yang sebenarnya. Kita bahas satu persatu, yuk!

  1. Anak terlihat mungil bukan berarti "Orang tua ga becus ngasih makan"
    Kenyataannya:
  • Anak menolak makan bisa banyak faktornya, belum tentu karena orang tua tidak memberi makan.
    -Status gizi anak tidak ditentukan pakai mata-meter, tapi harus di plot lewat grafik KMS.
  1. Anak tidak mau berbagi bukan berarti "Orang tua ngajarin anak pelit"
    Kenyataannya:
    -Di usia balita, wajar bila anak belum mau berbagi
    -Orang tua memang perlu mengajarkan anak untuk tahu kapan harus berbagi dan tidak
  2. Anak tantrum bukan berarti "Orang tuanya manjain anaknya terus"
    Kenyataannya:
    -Tantrum tidak selalu buruk buat anak. Tantrum adalah salah satu proses anak mengenal emosi.
    -Tantrum juga proses buat orang tua untuk lebih memahami anak
    -yang diperlukan justru dukungan dan permakluman, bukan komentar sinis
  3. Anak pendiam atau pemalu bukan berarti "Orang tua tidak mengajak anak sosialisasi"
    Kenyataannya:
    -Ada tipe temperamen anak yang slow to warm up karena anak butuh waktu untuk merasa nyaman pada orang baru
    -Anak dengan tipe ini bukan berarti hal buruk, sisi positifnya justru mereka bisa lebih selektif sebelum memercayai seseorang
    -In the time of corona, membatasi sosialisasi hanya secara daring adalah keputusan bijak. Kesehatan keluarga yang utama
  4. Anak aktif tidak bisa diam bukan berarti "Orang tua tidak bisa mengatur anak"
    Kenyataannya:
    -Anak aktif bergerak menandakan perkembangan motoriknya berkembang dan punya rasa ingin tahu yang besar
    -Memaksa anak untuk diam dan anteng justru akan berisiko membuat anak stress
    -Bila kamu melihat ada yang perlu diwaspadai, tanyakan kekhawatiranmu dengan cara yang halus dan hindari memberi saran tanpa diminta.

Sebagai orang tua mungkin kita harus lebih relax dalam menanggapi cuitan pengguna sosial media. Apalagi relaxnya sambil pesan treatment di Amacall, dijamin relaxnya semakin relax.

Amacall adalah layanan bidan dalam genggaman, HOME SERVICE. Dengan tenaga terapis yang profesional dan bersertifikasi

Pemesanan mudah, aman dan nyaman melalui :
Website : www.amacall.id
Whatsapp : 081558855159
Line : @osb8527u
Download app : app.amacall.id/

Yuk, buruan pesan layanan kami sekarang juga!

sumber: ibupedia

Read more...

Ajari si Kecil sejak dini Tentang ini, Yuk Moms!

Moms, percaya gak sih edukasi perihal sopan santun pada si kecil semenjak dini merupakan salah satu kebutuhan penting baginya. Pasalnya, dengan mengajarkan tata krama dan etika, si kecil akan tumbuh terbekali dengan pengajaran tersebut hingga ia beranjak dewasa. Sikap yang sesuai tata karma dan etika tersebut akan mendukungnya dalam segala aktivitas dan kegiatannya, baik di lingkungan masyarakat sekitar ataupun masyarakat di luar sana.

Lalu, gimana ya Moms melakukan pengajaran perihal sopan santun terhadap si kecil sejak dini? Hal ini tidak akan sulit kalau Moms melakukan hal-hal berikut sebagai upaya untuk mengajari buah hati sopan santun:

  1. Saling menghormati

Berikut merupakan salah satu bagian dari tata krama paling dasar yang dapat Moms coba ajarkan kepada si kecil. Hormat-menghormati ini pada hakikatnya cukup sederhana dan dapat Moms ajarkan sedari buah hati masih kecil. Caranya dengan memanfaatkan perasaan empati si kecil, untuk peduli terhadap orang lain, menghormati apa yang Moms katakan demi kebaikannya serta tidak melawan jika ia melakukan suatu kesalahan.

  1. Ajari si kecil bertutur kata yang baik

Nah, Moms dapat menerapkan sopan santun yang berikut ini kepada diri Moms dulu agar si kecil dapat mencontoh dari Moms. Dengan cara ini, secara tidak langsung Moms juga menjadi teladan yang baik. Berbicaralah kepada si kecil selembut mungkin. Moms juga dapat memanggil nama si kecil ketika sedang mengadakan komunikasi. Maka, sejak dini si kecil pun akan terbiasa bertutur kata yang sopan, lembut dan ketika dewasa ia tidak akan menyakiti perasaan orang lain lewat kata-kata karena dari dini ia sudah mengenal cara berucap yang sopan. Tinjau kembali sikap si kecil

Jika si kecil melakukan suatu kesalahan misalnya berkata kasar kepada temannya maka Moms wajib menegurnya. Tentu bukan menegur secara kasar atau bahkan sampai memukul, ya. Cukup dengan dikoreksi dan disadarkan bahwa ia salah berbuat demikian, dan ia pun harus meminta maaf atas kata-kata kasar yang terlontar atau hal yang tidak baik lainnya. Pada akhirnya, sikap sopan santun ini akan ia terapkan hingga dewasa. Hal ini juga mengajari kepadanya bahwa ketika bersikap salah harus meminta maaf.

Referensi : merries.co.id

Read more...

5 Manfaat Yoghurt untuk Anak

Photo by Visual Stories || Micheile on Unsplash

Apakah Moms salah satu orangtua yang enggan memberikan yoghurt pada anak? Hmmm sayang banget nih Moms. Padahal, yoghurt merupakan salah satu makanan bergizi yang baik untuk kesehatan dan tumbuh kembang si anak.

Nah, Moms udah tau belum nih kalau yoghurt itu mengandung segudang nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh anak?

Produk olahan susu ini dikenal sebagai sahabat baik pencernaan anak lohh, Moms. Selain untuk pencernaannya, ada banyak manfaat yoghurt untuk anak yang sayang jika dilewatkan.

Dalam 1 cangkir atau setara dengan 230 gram yoghurt, terkandung sekitar 150 kalori, 8 gram lemak, 8,5 gram protein, serta 11 gram karbohidrat dan gula. Selain itu, yoghurt mengandung beberapa mineral penting, seperti kalsium, kalium, fosfor, zinc, magnesium, selenium, serta vitamin A, vitamin B, dan vitamin C. Mantul(mantap betul) kan Moms?

Sekarang, kita bahas manfaat yang luar biasa dari yoghurt untuk anak, yuk!

  1. Menyehatkan pencernaan

Kandungan probiotik dalam yoghurt mampu melancarkan pencernaan Si Kecil dan mendukung fungsi usus dalam menyerap beragam nutrisi.

Yoghurt juga baik untuk mempecepat proses penyembuhan anak Moms dari diare lohh. Ga cuma itu, ternyata nih Moms, anak- anak yang rutin mengonsumsi yoghurt bisa terhindar dari sembelit.

  1. Mendukung proses tumbuh kembang

Protein memiliki peranan besar loh Moms dalam proses tumbuh kembang anak, karena zat ini merupakan komponen penting dari setiap sel dalam tubuh. Protein juga dibutuhkan untuk pembentukan tulang dan otot, memperbaiki jaringan tubuh yang rusak, dan sebagai sumber energi.

Selain protein, yoghurt mengandung karbohidrat, lemak, serta aneka vitamin dan mineral yang penting untuk mendukung tumbuh kembang anak Moms.

  1. Memperkuat daya tahan tubuh

Yoghurt juga merupakan salah satu jenis makanan yang baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak, Moms. Manfaat yoghurt ini ada berkat kandungan probiotik, vitamin A, vitamin C, protein, serta mineral, seperti magnesium, selenium, dan zinc di dalamnya.

  1. Mendukung kesehatan tulang dan gigi

Karena merupakan produk olahan susu, yoghurt mengandung kalsium yang sangat baik untuk mendukung kesehatan tulang dan gigi anak Moms. Dengan asupan kalsium yang tercukupi, Si Kecil juga bisa mencapai tinggi badan yang ideal dan tercegah dari stunting.

Akan tetapi, manfaat ini akan lebih maksimal jika Si Kecil rutin mengonsumsi makanan sehat lainnya, seperti buah, sayuran, telur, ikan, susu, dan kacang-kacangan. Kalau perlu nih Moms, Si Kecil juga bisa mendapatkan asupan nutrisi tambahan melalui suplemen. Konsultasikan ke dokter terlebih dahulu sebelum memberikan Si Kecil suplemen yaa Moms.

  1. Mencegah obesitas

Manfaat yoghurt untuk anak yang lainnya adalah mampu mengontrol kenaikan berat badan. Yoghurt bisa membuat Si Kecil kenyang lebih lama dan menekan nafsu makannya, sehingga dapat mengurangi keinginannya untuk mengonsumsi makanan atau cemilan yang tidak sehat.

Dengan begitu, kenaikan berat badan Si Kecil bisa terkontrol dengan baik dan terlindungi dari penyakit obesitas.

Mulai sekarang, yuk masukkan yoghurt sebagai camilan sehat sehari-hari Si Kecil, Moms.

Moms juga bisa masukkan buah favorite Si Kecil ke dalam yoghurt lohh

Agar anak Moms mendapatkan manfaat yoghurt yang maksimal, Mimin saranin untuk memilih yoghurt tawar atau plain yoghurt.

PERLU DI INGAT
Walaupun memiliki beragam khasiat, tidak semua anak bisa mengonsumsi olahan susu ini ya Moms, terutama anak yang alergi terhadap susu sapi atau menderita intoleransi laktosa.

Bila Si Kecil menunjukkan keluhan tertentu setelah mengonsumsi yoghurt, seperti gatal-gatal, pembengkakan mulut atau tenggorokan, muntah, sakit perut, atau diare, segera hentikan pemberian yoghurt dan bawa Si Kecil ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

Rahasia sehat Si Kecil lainnya, yaitu dengan tidak lupa selalu berikan treatment untuk Si Kecil ;)
Mau treatment aman, nyaman, friendly, berkualitas, dilakukan oleh yang professional, dan bisa #dirumahaja ? AMACALL JAWABANNYA!

Amacall adalah layanan bidan dalam genggaman, HOME SERVICE. Dengan tenaga terapis yang profesional dan bersertifikasi

Pemesanan mudah, aman dan nyaman melalui :
Website : www.amacall.id
Whatsapp : 081558855159
Line : @osb8527u
Download app : app.amacall.id/

Referensi : Alodokter

Read more...

Pentingnya Massage Bagi Anak Moms

Massage/pijat memberikan berbagai manfaat kesehatan untuk Si Kecilnya Moms looh. Ga cuma untuk bayi, anak-anak pun sebaiknya tetap diberikan sentuhan pijat ya Moms.

Pijatan memberikan stimulasi pada tubuh Si Kecil yang bisa membantunya untuk tumbuh dan berkembang dengan baik.

Berikut 4 manfaat massage bagi anak Moms :

  1. Meningkatkan kekebalan tubuh
    Dengan sistem kekebalan tubuh yang baik, Si Kecil jadi tidak mudah terkena penyakit lohh Moms, ia juga jadi mampu melawan virus, bakteri dan racun penyebab penyakit.
  2. Mempertahankan bonding anak dan orangtua
    Ketika anak Moms sedang di pijat oleh terapis kami, Moms bisa ajak Si Kecil bercerita atau menanyakan perasaannya looh agar komunikasi dan interaksi Moms dengan anak bisa menjadi lebih baik lagii. Moms tentunya akan merasa lebih bahagia karena semakin dekat dengan Si Kecil, anak pun merasa tenang dan sangat disayangi. Itu yang dikatakan mempertahankan bonding/ikatan antara anak dan orangtua, Moms
  3. Mengoptimalkan kecerdasan anak
    Massage anak juga bisa membantu meningkatkan fungsi otak, membantu meningkatkan kewaspadaan, serta meningkatkan kecepatan dan ketepatan anak dalam memecah masalah loooh Moms. Kerennn kan?
  4. Menstimulasi kematangan saraf
    Menurut ilmu neurosains nih Moms, kematangan saraf bisa dioptimalkan dengan stimulasi atau rangsangan yang seimbang. Massage bisa juga loh Moms memberikan stimulasi lengkap yang meliputi stimulasi indera (peraba, penyentuh, pembau, pendengar, juga penglihatan), stimulasi keseimbangan, dan stimulasi sistem.

Hebat-hebat kan Moms manfaat dari Massage anak? Tunggu apalagi?
Pesan layanan Kids Massage di Amacall sekarang juga!

Pemesanan mudah, aman dan nyaman melalui :
Website : www.amacall.id
Whatsapp : 081558855159
Line : @osb8527u
Download app : app.amacall.id/

Dilakukan oleh tenaga terapis yang professional dan sudah tersertifikasi.

Moms gaperlu keluar rumah, biar Amacall yang kerumah Moms!

Referensi : Zwitsal

Read more...

3 Inspirasi Nuansa Kamar Si Kecil

Ga sekedar untuk tidur, kamar tidur Si Kecil tentunya juga harus memberikan rasa nyaman, rileks, dan berkesan lhoo Moms, agar membantu tumbuh kembang Si Kecil. Berikut 3 inspirasi nuansa kamar yang pas untuk Si Kecil ala Amacall

Monokrom

Hitam, Putih dan Abu memberikan kesan maskulin, cocok bagi Moms yang punya anak laki-laki. Moms juga bisa lhoo meletakan hiasan dinding, miniatur, karpet lantai dan tempat tidur kayu dengan pemilihan warna yang tepat agar menambah kesan minimalis

Colorful

Warna-warna yang cerah untuk kamar Si Kecil memberikan kesan playful, happy dan asik lhoo Moms, bikin si kecil bawaannya mau aktif main teruus..

Zoo

Kamar dengan ornamen binatang dan dekorasi dedaunan gini tuh rasanya kaya menyatu dengan alam. Nikmat, nyaman, hening, dan sejuk. Setuju ga Moms?

Waah pasti gacuma Si Kecil nih yang betah, Moms dan Daddy juga dijamin bakalan betahh, apalagi kalo sambil di pijat.

Pas banget nih Moms, Amacall punya layanan treatment untuk bayi, anak dan juga Moms yang sedang hamil, pasca melahirkan dan menyusui.

Tinggal pesan lewat smartphone, terapis kami langsung meluncuuur ke rumah Moms ;)

Mudah bukan?

Informasi pemesanan :
Whatsapp : 081558855159
Line : @osb8527u
pemesanan via web: www.amacall.id
pemesanan via app : app.amacall.id/

Kapanpun dan dimanapun, Amacall siap untuk Moms ;)

Read more...